-->

Showing posts with label Buku. Show all posts
Showing posts with label Buku. Show all posts

Pribadi Penuh Arti


ReadMore......

Secret of the Secrets


Sumber : http://books.google.co.id/books

ReadMore......

AR-RISALAH AL-‘ALIYAH FI TARIQATIN NAQSHBANDIYAH MUJADDIDIYAH


Ar-Risalah Al-'Aliyah - Jilid 3

http://www.scribd.com/doc/13383822/ArRisalah-AlAliyah-Jilid-3

ReadMore......

Tasawuf Hitam Putih



Sumber: http://books.google.co.id

ReadMore......

Hati Sebening Mata Air

Hati adalah raja. Seluruh organ tubuh lainnya, bak pasukan yang patuh dan setia menanti titahnya. Ke mana organ tubuh hendak bergerak, dapat ditebak dari bagaimana kondisi hati. Dengan fitrah yang dimilikinya, manusia menginginkan hati yang sehat (qalbun salim). Suatu kondisi hati yang membuatnya mampu menembus pintu langit dan terbebas dari noktah-noktah kemaksiatan. Itulah istimewanya hati.

Masalahnya, bagaimana mencapai kondisi hati seperti itu? Terlebih, ritme kehidupan yang kita jalani sehari-hari kurang memberi porsi seimbang untuk merawat hati. Di saat yang sama, setan selalu berusaha membenamkannya ke dalam lumpur kemaksiatan sedalam-dalamnya. Dus, sulitkah memiliki hati yang sehat?
Karenanya, berbagai kajian pun digelar, acara-acara dilaksanakan baik secara langsung, maupun melalui media cetak dan elektronik. Kita pun mengenal adanya genre kajian yang mencoba berspesialisasi pada masalah hati, yang kian hari jumlahnya semakin bertambah bak cendawan di musim hujan. Di sana ada kajian Manajemen Qalbu, ada ESQ Training, Tombo Ati sampai dengan klub-klub meditasi. Tapi secara jelas, Islam memberikan porsi yang cukup besar dalam masalah, merawat, membersihkan dan mengelola kondisi hati.

Hadir dengan refleksi-refleksi menyejukkan khasnya, Amru Khalid, sang penulis mencoba menepis anggapan sulitnya menjaga kondisi hati. Istimewanya, selain di dukung oleh beragam dalil baik dari Al-Qur’an maupun Sunnah Nabi, buku ini mendudukkan diri sebagai penasehat yang bijaksana. Sapaan dan renungan yang disampaikan menggambarkan betapa Penulis sangat memahami kondisi kita hari ini yang belepotan maksiat. Ia tak menuntut perubahan yang diametral dan dramatis. Sebaliknya, justru menawarkan tips-tips yang memudahkan kita untuk memperbaiki kondisi hati secara bertahap.

Kekuatan buku ini selain pada metode diatas, juga didukung penguasaan penulis yang sempurna terhadap dalil dan kemampuan menjelaskannya dengan bahasa yang ringan, menggelitik, namun tepat sasaran, menjadikan buku ini bertabur hal-hal yang baru dan menakjubkan. Seperti ketika menguraikan Asma’ul Husna, yang ternyata menjadi bukti kecintaan Allah terhadap hamba-hamba-Nya.

Sumber : http://www.rumahbukuislam.com/

ReadMore......

Semulia Akhlak Nabi

Dalam sebuah seminar, seorang tokoh pernah berkata “Jangan samakan Islam dengan umatnya! Islam itu akan selalu mulia, tetapi tidak demikian dengan umatnya.” Hal ini tentunya menjadi satu kenyataan yang paradoks, aneh dan mengejutkan. Betapa tidak, dalam sebuah catatan statistik dikatakan bahwa, para pelaku kriminalitas sebagian besarnya di negeri ini adalah orang yang beragama Islam, belum lagi tingkah laku kaum muslimin dewasa ini yang semakin lama semakin terlepas dari sifat dan ciri khas orang-orang yang mendapatkan risalah Islam.

Pun demikian, pada masa lalu, banyak orang memeluk Islam karena terpesona dengan akhlak seorang muslim. Sebut saja Suraqah, pemuda Quraisy yang begitu bersemangat membunuh Nabi. Ia masuk Islam setelah dimaafkan Nabi –padahal waktu itu Nabi berada diatas angin untuk ganti membunuhnya-

Demikian pula, dengan penduduk Himsha –yang semula Kristen- berbondong-bondong masuk Islam, setelah mengetahui kejujuran kaum muslimin. Penguasa mulsim saat itu mengembalikan pajak yang ditarik, karena mereka akan meninggalkan kota tersebut, sehingga tak lagi mampu memberikan perlindungan.

Kisah tentang seorang Yahudi –yang dimenangkan oleh pengadilan atas Khalifah Ali bin Abi Thalib dalam kasus sengketa baju besi- pun semakin menghiasi ketinggian akhlak Islam. Bahkan sejarah masuknya Islam di Asia diawali ketertarikan penduduk setempat terhadap kejujuran para pedagang muslim yang datang berniaga.

Namun, sejarah emas akhlak muslim tersebut kini seolah pudar. Akhlak sebagian besar kaum muslimin semakin hari semakin memprihatinkan. Betapa banyak orang bertitel haji, namun tingkah-lakunya tak terpuji. Demikian pula dengan gaya hidup pemuda-pemudi Islam, yang nyaris tak ada bedanya dengan kebudayaan Barat.

Begitu dalamnya dekadensi moral yang melanda kaum muslimin, sampai-sampai seorang mualaf berkomentar, “Alhamdulillah, saya telah masuk Islam sebalum mengetahui akhlak kaum muslimin.”

Seolah menjadi bagian dari keprihatinan tersebut, buku ini hadir. Di dalamnya, Penulis memaparkan sendi-sendi akhlak yang menjadi keistimewaan ajaran Islam dibanding agama manapun. Anada akan dituntun untuk meniti sendi-sendi tersebut, disertai contoh-contoh aplikatif dari kehidupan generasi Islam pertama, dan tips-tips untuk mempraktikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menghadirkan bahasa yang akrab dan komunikatif, Penulis berhasil menghadirkan sketsa akhlak, yang sebenarnya menggambarkan betapa besar kasih-sayang tersebut, sampai-sampai iblis pun mengintip dengan iri karena ingin mendapatkannya.

Penulis : Amru Khalid

ReadMore......